Kalau dengar kata tempat sarapan di Bantul, banyak orang kebayangnya cuma gudeg atau angkringan pinggir jalan yang serba malam. Padahal, realitanya Bantul itu punya scene sarapan yang lumayan rame, dari warung tongseng pagi-pagi sampai kafe hijau buat brunch santai.
Justru karena kebanyakan orang lari ke pusat Kota Jogja, banyak spot sarapan di Bantul yang masih low profile dan nggak seramai itu. Jadi enak banget buat yang pengin sarapan tenang, harga masuk akal, dan suasana lebih lokal.
Dari Angkringan Pagi sampai Brunch Hijau
Biar enak, kita mulai dari yang paling merakyat dulu sampai yang vibes-nya lebih kafeable.
Pertama, ada Angkringan Puncak Bibis di Jl. Daniswara, Bibis, Bangunjiwo, Kasihan. Di sini konsepnya prasmanan lauk tradisional, jadi kamu bisa ambil sendiri nasi kucing, gorengan, dan lauk sederhana. Harga start sekitar Rp1.000–Rp25.000, dan yang seru, mereka sudah buka dari 06.00–21.00 WIB. Cocok banget kalau kamu tipe yang suka sarapan super sederhana tapi berasa Jogja banget.
Masih di jalur sarapan berat, Warung Tongseng Ayam Sudimoro di Jl. Jend. Sudirman No.59B, Nyangkringan, Bantul bisa jadi opsi. Warung ini buka 07.00–15.00 WIB, pas buat sarapan atau makan siang awal. Menu andalannya tongseng ayam, tapi ada juga nasi dengan lauk rumahan lain, dengan kisaran harga Rp10.000–Rp25.000. Buat yang biasa menganggap tongseng itu menu malam, di sini justru enak dinikmati saat pagi masih adem
Kalau kamu cari suasana hijau dan menu sehat, Yabbiekayu Restaurant di Jl. Parangtritis KM 8,5, Sewon, wajib masuk list. Lokasinya di tengah kebun dan persawahan, jadi vibes-nya chill banget buat sarapan atau brunch. Menu mereka bergaya whole-foods, campuran lokal dan internasional, dengan kisaran Rp75.000–Rp100.000 per orang. Buka 07.30–22.00 WIB, tempat ini lebih cocok buat kamu yang pengin pelan-pelan menikmati pagi, bukan yang lagi kejar waktu.
Lanjut ke yang berkuah hangat, Giri Tirto H. Atemo – Soto & Es Kopyor di Jalan Bantul KM 7, Monggang, Pendowoharjo, Sewon, cukup terkenal di area Bantul. Mereka spesialis soto ayam dengan kuah segar dan pelengkap yang bikin kenyang tanpa bikin terlalu berat. Menu mulai sekitar Rp15.000–Rp25.000, buka 07.15–16.00 WIB. Jadi kalau kamu tim sarapan soto, ini bisa jadi jawaban dari pertanyaan, “Di Bantul ada soto enak buat pagi nggak, sih?”
Buat yang kangen suasana pasar, Warung Mbah Kromo di area Pasar Bantul (titik map: 488J+7C3, Kurahan, Bantul) cocok banget. Di sini kamu bisa nemu nasi pecel, bubur ayam, dan jajanan pasar dengan harga super ramah, sekitar Rp5.000–Rp25.000. Warung ini buka kira-kira 08.00–16.00 WIB, jadi lumayan fleksibel buat yang sarapannya agak siang. Selain makan, kamu bisa sekalian lihat aktivitas pasar yang masih sangat lokal.
Nah, kalau pengin sarapan tapi sekalian cari spot chill buat kerja laptop-an atau nongkrong, ada Haia Space di Jl. Jend. Sudirman No.38, Bantul. Kafe ini buka 08.00–23.00 WIB dengan menu roti panggang, croissant, bubur, sampai kopi. Harga berkisar Rp25.000–Rp50.000, jadi masih dalam kategori aman buat kantong mahasiswa atau pekerja muda. Dengan interior yang rapi dan nyaman, tempat ini cocok banget buat yang selama ini nganggep Bantul itu “nggak ada kafe lucu”.
Masih di jalur kafe, Ekstens Coffee & Space di Jl. Raya Janti No.486, Wonocatur, Banguntapan, juga bisa jadi pilihan. Mereka buka dari 08.00 sampai 00.00 WIB, jadi kamu bisa datang pagi buat pastry dan roti, lanjut nongkrong atau kerja sampai siang. Harga juga kurang lebih Rp25.000–Rp50.000. Buat yang sering cuma lewat Janti tanpa tahu ada coffee shop sebesar ini, tempat ini underrated abis.
Kalau kamu prefer masakan rumahan, Dapur Rena Katering di Jl. Pleret No. RT 02, Kepanjen, Jambidan, Banguntapan, bisa masuk radar. Mereka buka 07.30–16.00 WIB dan menyajikan sarapan plus menu rumahan lain dengan harga sekitar Rp15.000–Rp35.000 per porsi. Tempat seperti ini cocok buat kamu yang lagi stay di sekitar Banguntapan dan pengin makan seperti di rumah, bukan di resto fancy.
Balik lagi ke yang super merakyat, Angkringan Kejawen di Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan ini jawaban dari pertanyaan “di mana sarapan tradisional paling murah di Bantul?”. Di sini ada nasi kucing, gorengan, dan lauk tradisional lain dengan harga sekitar Rp3.000–Rp20.000 per item. Buka dari 05.30–21.00 WIB, spot ini enak buat kamu yang suka banget suasana pagi buta sambil ngopi tipis. Di sisi lain, karena buka sampai malam, ini juga bisa jadi tempat nongkrong santai tanpa tekanan order mahal.
Kalau kamu tipe yang suka kafe luas buat kumpul, Memoria Cafe & Event Space di Jl. Srandakan No. RT 04, Gedongsari, Wijirejo, Pandak bisa dicoba. Mereka buka 09.00–22.00 WIB, lebih pas buat yang sarapannya bergeser ke brunch. Menu mereka termasuk nasi goreng, roti lapis, dan tentu saja kopi, dengan harga sekitar Rp25.000–Rp50.000. Tempat ini relevan buat kamu yang sering mikir Bantul bagian selatan \”sepi tempat nongkrong\” padahal ada opsi seperti ini.
Terakhir, ada Kedai kopi NATADAMAR di Jl. Hutan Pinus Nganjir No.5, Sukorame, Mangunan, Dlingo. Lokasinya di area hutan pinus Mangunan yang sudah terkenal, tapi kafe ini sendiri masih terasa cukup tenang terutama pagi menjelang siang. Harga minuman dan makanan sekitar Rp25.000–Rp50.000, buka 10.00–22.00 WIB, jadi memang lebih cocok buat brunch atau early lunch daripada sarapan subuh. Dengan suasana asri, tempat ini pas banget kalau kamu mau gabungin ngopi, sarapan santai, dan jalan-jalan tipis ke area hutan pinus.
Dengan deretan tempat ini, kelihatan banget kalau sarapan di Bantul itu nggak sesempit stereotip gudeg doang. Dari angkringan murah meriah sampai restoran sehat di tengah sawah, pilihannya variatif dan bisa disesuaikan mood.
Jam Buka, Harga, dan Cara Milih Spot Sarapan yang Pas Buat Kamu
nBiar nggak bingung milih di antara 11 tempat sarapan di Bantul ini, kamu bisa pakai beberapa patokan simpel. Pertama, lihat dulu budget dan jenis suasana yang kamu cari, baru cocokin dengan jam buka masing-masing tempat.
Secara garis besar, rentang harga mereka seperti ini:
– Super hemat (di bawah Rp10.000–Rp20.000 per orang):
– Angkringan Puncak Bibis (Rp1.000–Rp25.000)
– Angkringan Kejawen (Rp3.000–Rp20.000)
– Warung Mbah Kromo Pasar Bantul (Rp5.000–Rp25.000)
– Menengah santai (sekitar Rp15.000–Rp35.000):