Pagi di Danau Aur biasanya pelan banget ritmenya. Kabut tipis masih nemplok di perbukitan hijau, suara motor warga lewat di jalan utama pelan-pelan ketutup sama riak air dan cekikikan anak-anak yang lagi main di pinggir danau. Di atas permukaan air, deretan rumah makan terapung pelan goyang kena angin, sambil siap-siap nerima tamu dari Musi Rawas, Lubuklinggau, dan sekitar.
Buat kamu yang lagi di Lubuklinggau atau lewat Musi Rawas, Danau Aur ini tipe destinasi yang gampang diakses tapi vibes-nya liburan banget. Lokasinya di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta, persis di tepi jalan, jadi nggak bikin stres nyari-nyari rute.
Apa Sih yang Bikin Danau Aur Diincar Buat Short Escape?
Pertama, Danau Aur tuh menang di suasana. Danau yang cukup luas, di-frame sama perbukitan hijau dan hamparan sawah yang masih aktif. Nuansanya pedesaan, tapi bukan yang sepi banget sampai bikin canggung. Jadi, tetap hidup, tapi santai.
Buat banyak warga Musi Rawas dan Lubuklinggau, ini semacam “ruang tamu” alam terbuka. Tempat kabur sebentar dari hiruk-pikuk kota tanpa perlu cuti panjang. Dengan jarak sekitar 30 menit sampai 1 jam dari pusat Lubuklinggau, short escape ke sini masih realistis banget buat setengah hari.
Lalu, ada rumah makan terapung yang jadi ikon Danau Aur. Jadi bukan cuma datang lihat danau, tapi bisa duduk makan di atas air sambil denger suara perahu lewat dan angin sepoi-sepoi. Pengalaman makan begini jarang kan, apalagi buat yang biasa makan di kafe kota.
Buat kamu yang suka suasana tenang, Danau Aur pas banget buat rebahan santai, ngobrol, atau sekadar bengong ngelihat pantulan langit di air. Di sisi lain, yang pengin foto-foto juga aman, karena spot foto di sini niat banget dibikin.
Spot Foto, Kuliner Terapung, dan Aktivitas Santai di Danau Aur
Secara visual, Danau Aur lumayan Instagrammable. Salah satu spot yang paling nge-hits itu boardwalk (jalan kayu) berbentuk bunga teratai. Dari samping aja sudah kelihatan unik, tapi kalau fotonya diambil dari ketinggian, bentuk bunganya makin jelas.
Nggak jauh dari situ, ada menara pandang bertingkat. Dari atas sini kamu bisa lihat panorama danau yang lebih luas, mulai dari permukaan air, pepohonan di sekeliling, sampai perbukitan dan sawah di kejauhan. Transisi pemandangan dari air ke bukit ini yang bikin foto makin kaya layer.
Banyak juga yang pakai Danau Aur sebagai lokasi foto prewedding. Wajarnya sih, karena kombinasi danau, bukit hijau, dan jalan kayu itu romantis banget. Tapi kalau kamu datang cuma buat main atau healing tipis-tipis, tetap kebagian spot foto. Tinggal atur timing biar nggak terlalu rame.
Nah, soal kuliner, rumah makan terapung di Danau Aur ini daya tarik utama. Bayangin makan sambil permukaan air pelan goyang di bawah, angin lewat, dan suara orang ngobrol tipis di kejauhan. Menu detailnya nggak disebut di sumber, tapi vibe makan di atas air ini yang bikin beda.
Selain makan dan foto, ada beberapa aktivitas santai yang bisa kamu cobain:
-
Bersepeda di sekitar danau
Jalur di sekitar Danau Aur relatif nyaman buat gowes santai. Udara masih segar, pemandangannya sawah dan bukit, jadi cocok buat yang pengin olahraga ringan tapi tetap sambil menikmati alam. -
Naik perahu dayung
Kalau mau ngerasain suasana danau dari tengah air, kamu bisa sewa perahu dayung. Selain kasih sudut pandang baru buat lihat sekitar, aktivitas ini juga lumayan jadi olahraga ringan. Namun, tetap hati-hati dan perhatikan instruksi pengelola. -
Manjing (memancing) di area yang diperbolehkan
Buat penggemar mancing, Danau Aur juga sering dijadikan spot melempar kail. Kamu bisa bawa alat sendiri, duduk tenang di pinggir danau, dan nunggu ikan nyambar. Vibes-nya slow living banget.
Dengan kombinasi aktivitas ini, Danau Aur cocok buat banyak tipe orang: yang suka rebahan, yang demen foto, yang senang aktivitas luar ruang, sampai yang cuma mau makan enak sambil lihat air.
Rute, Jam Buka, dan Opsi Penginapan Dekat Danau Aur
Sekarang kita bahas yang teknis dikit, biar perjalanan kamu ke Danau Aur ini lebih lancar. Lokasinya di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, persis di tepi jalan utama. Karena itu, walaupun baru pertama kali datang, kamu nggak akan terlalu bingung.
Kalau berangkat dari pusat Kota Lubuklinggau, kamu bisa pakai Simpang Priuk sebagai patokan awal perjalanan. Dari sana lanjut arah Kecamatan Sumber Harta sampai ketemu Desa Sumber Jaya, tempat Danau Aur berada. Lama perjalanan sekitar 30 menit sampai 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Untuk jam operasional, kawasan wisata Danau Aur buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Datang pagi atau menjelang sore biasanya paling enak, karena cuaca lebih adem dan cahaya alami pas banget buat foto. Di tengah hari, matahari bisa cukup terik, jadi siapkan topi atau sunscreen.
Harga tiket masuk ke Danau Aur dibedakan antara hari biasa dengan akhir pekan atau hari libur nasional. Detail nominalnya nggak disebut di sumber, tapi disebutkan kalau liburan ke sini nggak butuh biaya besar dan ramah kantong buat liburan keluarga.
Kalau kamu dari luar kota dan pengin sekalian menginap, ada beberapa opsi hotel di Lubuklinggau yang jaraknya masih masuk akal buat PP ke Danau Aur:
-
Dewinda Hotel di Jalan Yos Sudarso, Komplek Ruko Caroline Winasta, Kelurahan Watervang, Lubuklinggau Timur I. Harga mulai sekitar Rp331.695 per malam, jarak kurang lebih 27,4 km, atau sekitar 46 menit berkendara ke Danau Aur. Lokasi ini juga dekat sama Air Terjun Temam, Air Terjun Pelegan, dan Lippo Plaza Lubuklinggau.
-
FamVida Hotel Lubuklinggau Powered by Archipelago di Jl. HM Soeharto Km.12, Lubuk Kupang, Lubuklinggau Selatan I. Tarif mulai sekitar Rp489.333 per malam, jarak sekitar 24,4 km atau 39 menit berkendara dari Danau Aur. Plus, dekat dengan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya dan Masjid Agung As-Salam.
-
Grand Zuri Lubuklinggau di Jl. Yos Sudarso No.1, Lubuklinggau Timur I. Harga mulai sekitar Rp756.255 per malam, dengan jarak kurang lebih 29 km atau 48 menit dari Danau Aur. Lokasinya strategis buat kamu yang mau sekalian main ke Kampung Warna-Warni Lubuklinggau, Bukit Sulap, atau Air Terjun Temam.
Tiga hotel ini tipenya lebih ke hotel kota dengan fasilitas cukup lengkap, jadi enak buat kamu yang pengin istirahat nyaman habis seharian main di alam. Namun, tetap sesuaikan pilihan sama budget dan gaya jalan kamu.
Pada akhirnya, Danau Aur itu destinasi yang simple tapi nyantol di kepala: danau luas, perbukitan hijau, sawah, kuliner terapung, plus aktivitas santai yang nggak bikin capek tapi tetap bikin cerita. Buat warga sekitar, ini sudah lama jadi tempat favorit. Buat kamu yang baru mau kenalan, Danau Aur di Musi Rawas jelas layak dimasukin list, terutama kalau lagi di Lubuklinggau dan butuh spot chill alami yang gampang dijangkau.
Simpan artikel ini sebagai referensi perjalanan berikutnya.