Lagi mikir, kalau pulang dari Palangkaraya enaknya bawa oleh-oleh apa, biar nggak itu-itu aja? Oleh-oleh khas Palangkaraya tuh sebenarnya banyak, cuma sering kalah terkenal sama destinasi lain di Kalimantan.
Menariknya, di sini bukan cuma soal camilan manis-gurih, tapi juga ada produk ikan, madu hutan, sampai kerajinan yang bisa kepake harian. Jadi, daripada bingung di last minute di bandara, mending kamu intip dulu panduan santai ini.
Amplang Bahalap sampai Kue Tradisional: Camilan Renyah buat Dibagi-bagi
Kita mulai dari yang paling aman dan nyenengin banyak orang: camilan. Kalau kamu cari snack yang ringan tapi nagih, amplang jelas juara. Di Palangkaraya, ada Amplang Bahalap yang cukup terkenal dan dikelola langsung sama Ibu Asro sejak 2015.
Amplang sendiri itu kerupuk ikan khas daerah sini, rasanya asin gurih dan pas buat teman nonton atau ngopi. Nah, Amplang Bahalap ini sudah dikemas lebih modern, jadi lebih rapi dan enak dibawa jalan jauh. Selain di tokonya, kamu juga gampang nemuin produk ini di pusat oleh-oleh atau minimarket sekitar Palangkaraya.
Bergeser dikit ke yang manis, ada kue gagatas. Warga lokal juga nyebutnya kue getas. Bentuknya lonjong, mirip gemblong dari Jawa Barat, tapi versi Palangkaraya. Dalamnya pakai beras ketan, luarnya dilapisi gula yang bikin teksturnya unik, agak chewy dengan lapisan manis di luar.
Enaknya lagi, kue gagatas ini gampang dicari. Kamu bisa nemu di warung pinggir jalan sampai toko oleh-oleh. Dengan begitu, kalau kepepet waktu pun masih sempat beli. Selain itu, camilan lain yang jangan kelewatan adalah wadai apam dan kue ampyang.
Wadai apam dibuat dari tepung beras, santan, gula, dan bahan sederhana lainnya. Teksturnya lembut, sedikit lengket, rasanya manis dengan aroma santan yang bikin nyaman. Biasanya dimakan sebagai penutup atau teman santai sore, jadi cocok banget dibawa buat keluarga di rumah.
Di sisi lain, kue ampyang punya karakter beda. Bahan dasarnya tepung beras, kelapa parut, dan gula yang dicampur, lalu dibentuk tipis dan dikeringkan. Hasilnya, camilan manis-gurih dari parutan kelapa, lebih renyah dan enak dijadikan dessert ringan atau snack sore. Dua jenis kue ini underrated abis, tapi lumayan aman di lidah semua umur.
Madu Hutan, Ikan Seluang & Jelawat: Oleh-oleh Awet Buat Pecinta Lauk dan Sehat-sehatan
Kalau kamu tipe yang cari oleh-oleh tahan lama dan kepake di dapur, bagian ini bakal bikin kamu tertarik. Kalimantan terkenal dengan hutan tropisnya, dan di tengah hutan itu ada satu harta yang sering diburu: madu. Madu hutan Kalimantan dari kawasan hutan hujan tropis Kalimantan Tengah banyak dijual di Palangkaraya dalam kemasan botol.
Biasanya, ukuran botolnya beragam, dari sekitar 400 gram sampai 2000 gram. Ini enak buat dibawa pulang karena fleksibel, tinggal sesuaikan sama space di koper dan budget. Namun, kamu tetap perlu hati-hati saat beli, karena penting banget memastikan madu hutan Kalimantan yang kamu bawa itu asli.
Jadi, usahakan beli di pusat oleh-oleh yang jelas dan terpercaya. Dengan begitu, kamu dapat manfaat sehatnya, bukan cuma rasa manisnya aja. Selain madu, Palangkaraya juga punya olahan ikan yang layak dilirik.
Ikan seluang jadi salah satu ikon oleh-oleh di sini. Umumnya diolah dengan cara digoreng sampai kering. Hasilnya, ikan renyah yang enak dimakan bareng sambal pedas. Karena digoreng kering, olahan ikan seluang ini cukup tahan lama, jadi aman dibawa perjalanan jauh ke luar kota.
Lalu, ada juga ikan jelawat, jenis ikan yang hidup di Sungai Semenanjung Malaya dan Pulau Kalimantan. Di Palangkaraya, kamu bisa menemukan olahan ikan jelawat kering sampai versi lebih kekinian seperti makaroni ikan jelawat. Menariknya, produk kayak gini biasanya bikin orang di rumah penasaran karena nggak umum ditemui di kota lain.
Dengan kombinasi madu hutan, ikan seluang, dan ikan jelawat, stok oleh-oleh kamu jadi lebih variatif. Ada yang manis dan menyehatkan, ada juga yang gurih dan cocok buat lauk atau ngemil. Pada akhirnya, trio ini cocok buat kamu yang pengin bawa pulang rasa Kalimantan Tengah dalam bentuk yang tahan lama.
Batik Bahalap & Tahu Bakso Ijjo: Buah Tangan Fungsional dari UMKM Lokal
Bosan bawa pulang makanan terus? Tenang, oleh-oleh khas Palangkaraya juga punya sisi non-kuliner yang kece. Salah satunya adalah Batik Bahalap, sebuah UMKM yang fokus jual kain batik khas Kalimantan Tengah. Di sini kamu bisa cari kain sampai pakaian batik yang nuansanya lebih lokal dan beda dari batik Jawa.
Nggak cuma baju, Batik Bahalap juga menyediakan berbagai suvenir dan aksesori. Ada manik-manik, gelang, kalung, dan pernak-pernik lain yang didatangkan dari berbagai wilayah Kalimantan Tengah. Lokasinya ada di Jl. M.H. Thamrin, Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, sehingga cukup strategis buat dimasukin ke itinerary harian.
Dengan beli di tempat seperti ini, kamu bukan cuma bawa pulang barang, tapi juga ikut ngasih support ke UMKM lokal yang menjaga identitas visual Kalimantan Tengah. Jadi, selain buat dipakai sendiri, batik dan aksesori di sini juga cocok dijadikan hadiah yang lebih personal.
Di sisi lain kota, ada yang lagi hits juga buat dibawa pulang: Tahu Bakso Ijjo. Produk ini unik karena bentuknya tahu isi bakso dengan berbagai pilihan rasa, seperti ayam, ikan, sampai sapi. Keunggulannya, Tahu Bakso Ijjo bisa kamu beli dalam bentuk frozen, jadi lebih awet untuk perjalanan jauh.
Salah satu toko Tahu Bakso Ijjo ada di Jalan G. Obos, Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Menariknya lagi, di toko ini bukan cuma tahu bakso yang dijual. Kamu juga bisa nemu beragam produk lain, mulai dari keripik buah, baby cumi, ikan frozen bandeng asap, sampai salad buah.
Dengan begitu, sekali mampir, kamu bisa borong beberapa jenis oleh-oleh sekaligus. Namun, tetap perhitungkan kapasitas penyimpanan dingin kalau kamu lanjut perjalanan panjang. Kalau rutenya masih panjang, pastikan kamu punya akses ke freezer di penginapan supaya produk frozen tetap aman.
Pada akhirnya, kombinasi Batik Bahalap dan Tahu Bakso Ijjo ini nunjukin kalau oleh-oleh khas Palangkaraya nggak melulu soal rasa, tapi juga cerita tentang pelaku UMKM lokal. Kamu bisa pulang bawa sesuatu yang bisa dipakai, dimakan, sekaligus jadi bahan cerita seru ke teman-teman.
Jadi, kalau nanti kamu sempat mampir ke Palangkaraya, nggak perlu bingung lagi mau cari buah tangan apa. Dari amplang, kue tradisional, madu hutan, olahan ikan, batik, sampai tahu bakso frozen, pilih aja yang paling cocok sama selera dan ruang koper kamu. Simpan artikel ini sebagai referensi perjalanan berikutnya.