12 Tempat Wisata Anak di Medan yang Seru dan Ramah Keluarga

12 Tempat Wisata Anak di Medan yang Seru dan Ramah Keluarga

Siang-siang di Medan, jalanan Jamin Ginting rame sama mobil keluarga yang keluar kota. Di belakang kaca mobil, kelihatan anak-anak nempel ke jendela, antusias lihat gunung dan kebun di pinggir jalan. Momen kayak gini yang bikin wisata anak di Medan kerasa dekat, hangat, dan nggak kalah seru dari kota wisata lain.

Medan itu bukan cuma soal Danau Toba atau kuliner berat. Buat yang punya anak kecil, ponakan, atau adik, kota ini dan sekitarnya punya banyak opsi bermain yang aman dan fun. Dari outbound alam, waterpark, sampai museum, tinggal pilih sesuai mood dan energi bocil.

Yang enaknya lagi, banyak lokasinya masih kejangkau buat trip sehari dari kota Medan. Jadi, kamu bisa fleksibel atur jadwal, mau full main atau diselipin wisata edukasi dikit pun bisa.

Wisata Anak di Medan: Dari Outbound Asri Sampai Waterpark Gede

Kita mulai dari yang nuansanya alam dulu. Buat keluarga yang pengen anak nggak cuma main gadget, beberapa tempat ini pas banget buat ajak mereka lari-larian, basah-basahan, dan eksplor.

Pertama ada Kampung Ladang di Jl. Lapangan Golf Tuntungan 2, Namorih, Pancur Batu, Deli Serdang. Suasananya asri, banyak hijau-hijau, dan ada telaga yang sering jadi spot foto. Di sini anak bisa coba outbound santai kayak sampan, fish game, flying fox, trampolin, high rope, dan beberapa wahana lain yang bikin mereka aktif bergerak.

Kalau keluarga kamu suka permainan tim, Kampung Ladang juga punya paintball dengan minimal 6 orang. Jadi, selain seru, kamu bisa sekalian bonding bareng saudara atau teman. Memang bisa agak capek, tapi justru di situ serunya, apalagi kalau biasanya hari biasa cuma ketemu di grup chat.

Bergeser agak jauh, ada Mikie Funland di Jl. Jamin Ginting, Sempajaya, Berastagi, Karo, sekitar 2–3 jam berkendara dari Medan. Tempat ini dikenal sebagai outdoor fun park besar dengan sekitar 35 wahana. Anak bisa naik mini roller coaster, carousel, bombom car, sampai wahana air ala niagara (splash) yang bikin basah tapi nagih.

Di Mikie Funland juga sudah ada taman, gazebo, shuttle bus, parkir gratis, mesin ATM, dan mushola. Jadi, secara fasilitas lumayan lengkap buat keluarga yang bawa anak kecil dan butuh banyak jeda istirahat. Namun, karena lokasinya di Berastagi, kamu mungkin perlu siapin waktu seharian biar puas.

Buat yang lebih suka main air di dalam kota, Wonders Water World di Jl. Padang Golf CBD Polonia, Medan Polonia, bisa jadi pilihan. Waterpark ini luasnya sekitar 5 hektar, dengan kolam anak dan kolam dewasa terpisah. Ada seluncur air, kolam arus buat santai di atas ban, kolam ombak, wahana Superloop yang meluncur super cepat, dan Mach 5 dengan lima papan seluncur setinggi kurang lebih 20 meter.

Selain itu, ada juga zona bermain anak dengan water gun dan water cannon, gazebo, mushola, dan lahan parkir. Enaknya, kamu bisa santai di gazebo sementara anak main air, tapi tetap harus diawasi ya, karena beberapa seluncuran lumayan menantang.

Main Indoor, Museum, dan Spot Ikonik Kota Buat Liburan Singkat

Kalau cuaca lagi nggak bersahabat atau kamu cuma punya waktu sebentar di tengah kota, ada beberapa pilihan wisata anak yang lebih santai dan indoor. Transisinya dari alam ke ruang tertutup ini lumayan enak kalau anak sudah mulai capek tapi masih punya energi main.

Cocoland Medan Fair di Jl. Gatot Subroto No.30, Medan Petisah, cocok banget buat bocil yang suka panjat, lompat, dan jungkir. Dengan tiket sekitar Rp60.000* anak sudah bisa main panjat dinding, kolam bola, trampoline, sampai ayunan. Fasilitas penunjang kayak kamar ganti, restoran, toilet, dan ATM juga tersedia, jadi orang tua nggak perlu kelimpungan cari makan atau tempat istirahat.

Masih di zona fun fisik, ada Fun & Fit Trampoline di Gedung Yafurni, Jl. Iskandar Muda No.7, Medan Baru. Area trampolinnya cukup luas dan bisa dipakai bareng anak. Menariknya, ada info kalau lompat 10 menit di trampolin itu setara lari 30 menit, lumayan banget buat bakar energi bocil yang seakan nggak habis-habis.

Supaya liburan nggak cuma main, kamu bisa selipkan kunjungan ke Museum Negeri Sumatera Utara di Jl. HM. Joni No.51, Medan Kota. Di sini ada sekitar 6.799 koleksi mulai dari arca Hindu-Buddha, satwa khas Sumatera, sampai diorama kehidupan prasejarah. Ruangannya terdiri dari pameran tetap, pameran temporer, ruang audio visual, dan ruang fungsi lain.

Dengan cara ini, anak bisa kenal sejarah dan budaya Sumatra Utara sambil tetap jalan-jalan. Memang, museum kadang kurang menarik buat anak kecil yang aktif, tapi kamu bisa bikin permainan sederhana, misalnya ajak mereka cari benda favorit atau tebak hewan yang dipajang.

Kalau mau sentuh sisi sejarah lagi, Istana Maimun di Jl. Brigjend Katamso No.66, Medan Maimun, wajib masuk list. Istana ini adalah ikon kota Medan dengan arsitektur campuran India, Italia, Belanda, Melayu, Islam, dan Spanyol. Luasnya sekitar 2.772 meter persegi, halamannya cukup lapang buat anak lari kecil atau sekadar duduk sambil foto-foto.

Di dalamnya ada koleksi pakaian adat, alat musik tradisional, lukisan, foto-foto lama, sampai Meriam Puntung yang sering bikin pengunjung penasaran. Di sisi lain, bangunan tua kayak gini juga jadi cara halus ngenalin sejarah Kesultanan Deli ke generasi kecil.

Nggak jauh dari sana, ada Menara Air PDAM Tirtanadi di Jl. Sisingamangaraja No.1, Medan Kota. Menara setinggi sekitar 42 meter ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan bisa menampung sekitar 330 ton air. Masyarakat Medan cukup bergantung pada menara ini untuk suplai air ledeng.

Sebagai wisata, tempat ini menarik kalau anak penasaran soal infrastruktur kota. Kamu bisa rangkai itinerary singkat: pagi ke Istana Maimun, lanjut foto-foto di Menara Air, lalu makan siang di sekitar kota. Dengan begitu, perjalanan tetap santai tapi berkesan.

Labirin, Kebun Binatang, dan Camp Outbound Buat Anak yang Suka Tantangan

Buat keluarga yang pengen sesuatu yang beda, beberapa destinasi di sekitar Medan ini lumayan unik dan bisa ningkatin rasa ingin tahu anak. Secara perlahan, mereka diajak mikir, nyari jalan, dan berinteraksi dengan alam.

Di kawasan Simalem Resort, sekitaran Danau Toba, ada Taman Labirin di Jl. Raya Merek, Kodon-Kodon, Kabupaten Karo. Labirin ini dibuat dari pepohonan hijau yang disusun rapi, jadi bukan labirin tembok beton. Kamu bisa jalan pelan bareng anak dan biarkan mereka coba cari jalannya sendiri, sambil kamu awasi dari belakang.

Saat berhasil keluar, bakal ketemu Fountain of Wealth, semacam tugu air mancur yang sering dipakai foto. Buat anak, berhasil lepas dari labirin itu sensasi kemenangan kecil yang bikin mereka bangga. Namun, buat orang tua, ini latihan sabar juga, apalagi kalau mereka malah muter-muter balik ke tempat yang sama.

Lanjut, ada Central Park Zoo & Resort Medan di Jl. Jamin Ginting Km, Sugau, Pancur Batu, Deli Serdang. Luasnya sekitar 10 hektar, dengan kombinasi waterpark, taman hewan, sampai aquarium. Dengan tiket sekitar Rp40.000 per orang, anak bisa lihat hewan, main air, dan jalan-jalan lumayan jauh dalam satu kompleks.

Karena areanya besar, kamu mungkin butuh waktu lebih dari setengah hari buat eksplor. Jadi, lebih enak kalau sudah siapin baju ganti dan perlengkapan berenang dari rumah. Di sisi lain, jalan jauh begini juga lumayan buat anak belajar tahan capek dan tetap tertib di tempat umum.

Buat yang pengen vibes Belanda ala-ala tanpa jauh ke luar negeri, ada taman rekreasi di Deli Tua, Deli Serdang, yang bergaya arsitektur Belanda. Tiketnya kisaran Rp40.000–Rp50.000 per orang. Di sini anak bisa berenang, main seluncuran air yang lumayan menantang, dan foto-foto di spot yang instagramable.

Suasana kayak gini biasanya rame pas akhir pekan, jadi kamu bisa pertimbangkan datang agak pagi biar nggak terlalu penuh. Meski banyak spot selfie, coba tetap utamakan kenyamanan anak ya, jangan sampai mereka cuma jadi properti foto orang dewasa.

Terakhir, buat keluarga yang suka konsep camp dan outbound, Dusun Kreatif di Jl. Besar Delitua Biru Biru, Sibiru-biru, Deli Serdang, menarik banget. Tempat ini penuh hijau, suasananya tenang dan sejuk, jauh dari keramaian kota. Aktivitasnya banyak yang berbasis permainan tradisional dan kegiatan alam, jadi cocok buat anak mengenal cara main generasi sebelumnya.

Di sana ada gubuk-gubuk kecil yang dipakai buat beribadah atau aktivitas lainnya. Banyak pengunjung cerita kalau habis outbound di sini, mereka merasa lebih segar dan kreatif. Buat anak, pengalaman seperti ini bisa jadi memori yang kuat, karena beda banget sama rutinitas sekolah dan mall.

Pada akhirnya, semua pilihan wisata anak di Medan ini tinggal disesuaikan sama usia anak, energi keluarga, dan waktu yang kamu punya. Mau main air, belajar budaya, atau eksplor alam, semua ada opsi yang cukup ramah kantong dan nggak terlalu ribet aksesnya.

Kalau kamu lagi nyusun rencana liburan keluarga, gabungin aja beberapa tempat dalam satu perjalanan biar lebih variatif. Simpan artikel ini sebagai referensi perjalanan berikutnya.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *