8 Hotel Ramah Lingkungan di Indonesia Buat Staycation

8 Hotel Ramah Lingkungan di Indonesia Buat Staycation

Pernah kepikiran nggak, staycation di hotel ramah lingkungan di Indonesia yang tetap nyaman tapi nggak bikin bumi makin sesak?

Sekarang makin banyak orang pengin liburan tanpa rasa bersalah soal jejak lingkungan.
Hotel yang peduli sampah, hemat energi, sampai nanemin tanaman sendiri, mulai dicari banget.
Di Indonesia, beberapa hotel sudah mulai serius ke arah situ, dari Yogyakarta sampai Bali.

Nah, kalau kamu lagi cari opsi buat liburan slow, santai, tapi tetap mindful sama alam, daftar hotel ini bisa banget jadi referensi.
Sebagian menghadirkan suasana hijau total, sebagian lagi fokus ke pengelolaan limbah dan desain hemat energi.
Dengan begitu, kamu bisa rebahan di kamar dingin, tapi tetap inget ada usaha di balik layar buat jaga lingkungan.

Hyatt Regency Yogyakarta sampai Greenhost, Dua Wajah Hijau di Jogja

Kita mulai dari Yogyakarta dulu, karena kota ini ternyata punya dua gaya berbeda soal hotel ramah lingkungan.
Di satu sisi ada Hyatt Regency Yogyakarta yang megah dan luas, di sisi lain ada Greenhost yang berasa lebih intim dan artsy.
Keduanya sama-sama bawa napas hijau, cuma cara penyampaiannya beda vibe.
Ini menarik banget kalau kamu lagi nyari suasana yang nggak itu-itu aja di Jogja.

Hyatt Regency Yogyakarta termasuk hotel yang udah lama digadang sebagai salah satu eco-hotel di Indonesia.
Hotel bintang lima ini pernah dapat ASEAN Green Hotel Standard Award tahun 2018, jadi bukan cuma klaim doang.
Luas areanya sekitar 22 hektar dengan lapangan golf dan kebun, jadi berasa banget napas terbuka dan ruang hijau.
Pemandangannya pun mengarah ke Gunung Merapi, jadi kalau cuaca mendukung, pagi hari bisa jadi momen favorit.

Selain area hijau yang lega, Hyatt juga tetap nyediain fasilitas premium.
Ada pusat kebugaran, spa, dan sauna buat yang pengin sekalian self-care.
Jadi di satu sisi kamu bisa jalan-jalan santai di kebun, di sisi lain bisa rileks total di fasilitas hotel.
Lokasinya ada di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Yogyakarta, yang cukup dikenal dan gampang dicari.

Beranjak sedikit ke suasana yang lebih urban dan artsy, ada Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.
Hotel ini dikenal karena konsep pembangunannya yang mengedepankan kelestarian lingkungan.
Begitu masuk, kamu bakal nemu deretan tanaman hidroponik vertikal yang jadi ciri khas mereka.
Nuansanya hijau, tapi dibungkus dengan desain yang kekinian dan berasa dekat sama anak muda.

Kamar-kamarnya, sebanyak 96 unit, didesain dengan sentuhan seni dari para seniman.
Jadi tiap sudut berasa punya karakter, bukan sekadar kamar generik.
Fasilitasnya lumayan lengkap: ada kolam renang, akses internet, dan pusat kebugaran.
Selain itu, mereka punya tea spa, ruang pameran kesenian, kelas hidroponik, dan kelas city-farming yang cocok buat kamu yang pengin belajar hal baru.

Lokasinya di Jalan Prawirotaman II Nomor 629, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Area Prawirotaman sendiri sudah populer sebagai kawasan yang banyak pilihan kafe dan penginapan unik.
Jadi, kamu bisa jalan kaki cari makan atau nongkrong tanpa perlu jauh-jauh.
Pada akhirnya, dua hotel ini nunjukin kalau gaya ramah lingkungan bisa luas dan mewah, atau kompak dan artsy, tanpa kehilangan esensi.

Soori sampai Alila Villas Uluwatu, Gaya Eco-Luxury di Bali

Kalau ngomongin hotel ramah lingkungan di Indonesia, Bali hampir pasti kebagian panggung.
Pulau ini jadi salah satu tempat yang banyak dieksplor buat konsep eco-luxury.
Di antara banyak pilihan, Soori Bali dan Alila Villas Uluwatu jadi contoh bagaimana kenyamanan tinggi bisa jalan bareng dengan kesadaran lingkungan.
Dua-duanya cocok buat kamu yang pengin liburan slow, tapi tetap berkelas.

Soori Bali ada di Desa Kelating, Tabanan, dengan suasana sawah dan dekat Pantai Kelating.
Jadi, kombinasi hijau sawah dan biru laut ini bikin staycation berasa tenang banget.
Desainnya modern minimalis, nggak berlebihan, tapi tetap terasa elegan.
Ini tipe tempat yang enak buat kamu yang pengin kabur sebentar dari hiruk pikuk area yang terlalu ramai.

Di Soori Bali, pilihan vilanya beragam dan banyak yang dilengkapi infinity pool pribadi.
Ada teras untuk duduk santai, baca buku, atau sekadar menikmati udara sejuk.
Restoran di sana menyajikan hidangan Barat, jadi aman buat kamu yang belum terlalu eksplor makanan lokal.
Selain itu, ada spa buat relaksasi, cocok kalau kamu pengin full recharge, bukan cuma numpang tidur.

Sedikit bergeser ke selatan Bali, ada Alila Villas Uluwatu di Desa Pecatu.
Resor ini jadi yang pertama di Indonesia yang dapat sertifikat Green Globe dalam kategori Environmentally Sustainable Design.
Pengakuan ini datang karena mereka menerapkan konsep Alila Zero Waste to Landfill.
Artinya, mereka punya komitmen kuat buat ngatur limbah agar tidak berakhir jadi sampah yang sia-sia di tempat pembuangan.

Selain pengelolaan limbah, Alila Villas Uluwatu juga meminimalkan penggunaan listrik.
Mereka memaksimalkan pencahayaan alami dan ventilasi, jadi ruangan tetap nyaman tanpa harus boros energi.
Ini contoh nyata bagaimana desain arsitektur bisa bantu mengurangi beban lingkungan.
Dengan begitu, tamu bisa menikmati fasilitas tanpa merasa semua itu dibayar mahal oleh alam.

Fasilitas di sini tetap berstandar bintang lima.
Setiap vila punya private pool, ada spa, dan panorama laut lepas yang jadi jualan utama.
Saat matahari terbenam, tamu bisa santai di Sunset Cabana Bar untuk menikmati view sambil ngobrol santai.
Lokasinya di Jalan Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Desa Pecatu, yang dikenal dengan tebing-tebing dramatis menghadap laut.

Dari semua contoh ini, kelihatan kalau konsep ramah lingkungan bisa nyatu dengan kemewahan.
Namun di sisi lain, penting juga buat kita sebagai tamu tetap jaga sikap.
Misalnya tetap hemat air, nggak boros handuk, dan mengurangi sampah sekali pakai selama menginap.
Dengan memahami hal-hal kecil ini, pengalaman eco-luxury jadi lebih bermakna, bukan sekadar label hijau di brosur.

Pada akhirnya, pilihan hotel ramah lingkungan di Indonesia ini nunjukin kalau liburan bisa jadi momen buat lebih dekat sama alam tanpa mengorbankan kenyamanan.
Dari kebun hijau di Jogja sampai tebing laut di Uluwatu, semuanya punya cara sendiri buat merawat lingkungan.
Tugas kita tinggal pilih mana yang paling sesuai gaya dan budget, lalu tetap jaga perilaku selama menginap.
Simpan artikel ini sebagai referensi perjalanan berikutnya.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.